Berita Teknik Manufaktur

Seminar Manufacturing Technology Update (MTU) 2017
23 August 2017

Persaingan barang-barang impor dari luar negeri harusnya tak boleh menyurutkan produsen dalam negeri untuk terus memproduksi barang. Apalagi dengan banyaknya generasi muda yang terjun langsung di industri manufaktur membuat produk kreasi anak bangsa tak kalah jika harus bersaing dengan buatan luar negeri. Oleh karena itu, melalui seminar Manufacturing Technology Update yang diadakan oleh Program Studi Teknik Manufaktur Fakultas Teknik Universitas Surabaya (Ubaya) pada Rabu, 16 Agustus 2017 ini, mengajak industri manufaktur dan generasi muda untuk berani sekaligus percaya diri dalam menghadapi persaingan internasional khususnya di bidang manufaktur.

 

Menghadirkan keynote speaker CEO Jawa Pos Group Dahlan Iskan, seminar dengan tema “Teknologi dan Karya Anak Bangsa” tersebut dihadiri oleh sekitar 200 orang yang terdiri dari praktisi industri, akademisi Perguruan Tinggi dan SMA/SMK. Seminar ini juga mendatangkan 3 pelaku industri manufaktur yaitu Taufiqullah, (Deputy General Manager Asia Development Center PT. Komatsu Indonesia), Budhi Murniawan (Program Manager P6 ATAV PT. Sentra Surya Ekajaya), Widjaja Sugiharto (Direktur PT. Hansjaya Mesinary - alumnus Teknik Manufaktur Universitas Surabaya).

 

“Di momen perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia ini, saya ingin agar generasi muda terus semangat membangun bangsa. Mereka yang nantinya akan berperan besar dalam pertumbuhan industri manufaktur Indonesia. Jangan pernah menyerah karena karya kalian juga bagus,” kata Dahlan saat memberikan materi mengenai Potensi Anak Bangsa di Gedung Perpustakaan lantai 5, Kampus Tenggilis Ubaya.

 

Selain memberikan motivasi, Dahlan juga memboyong dua mobil listriknya untuk dipamerkan di depan gedung Perpustakaan Ubaya. Dia ingin agar para peserta seminar, khususnya generasi muda, paham jika Indonesia mampu membuat mobil yang levelnya hampir sama dengan buatan luar negeri. Dengan nama Selo, mobil berwarna kuning buatan anak bangsa tersebut bahkan boleh dicoba. Dahlan mengizinkan peserta untuk menyetir Tesla langsung.

 

 “Sekarang mulai banyak bermunculan karya-karya anak bangsa yang bagus dan mampu bersaing dengan produk luar negeri,” ungkap Sunardi Tjandra, S.T., M.T., selaku Ketua Prodi Teknik Manufaktur Universitas Surabaya, Rabu (16/8/2017).

 “Akan tetapi, sudah bukan rahasia umum, bahwa masyarakat Indonesia belum 100% yakin dengan produk dalam negeri. Melalui seminar ini kami ingin mendorong masyarakat Indonesia supaya bisa bangga dan percaya dengan produk-produk karya anak bangsa,” jelas Sunardi yang juga merupakan ketua seminar Manufacturing Technology Update2017.


Rektor Ubaya Prof. Joniarto Parung mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan memotivasi para mahasiswa dan anak muda. ”Kami pinjam mobil Pak Dahlan supaya bisa dilihat-lihat anak-anak,” tuturnya. Hal itu, lanjut dia, bisa jadi cambuk bagi mahasiswa untuk menciptakan teknologi masa depan yang bermanfaat.

COPYRIGHT

2016 Universitas Surabaya. Artikel yang ada di halaman ini merupakan artikel yang ditulis oleh staf Universitas Surabaya. Anda dapat menggunakan informasi yang ada pada halaman ini pada situs Anda dengan menuliskan nama penulis (apabila tidak tercantum nama penulis cukup menggunakan nama Universitas Surabaya) dan memasang backlink dengan alamat http://tm.ubaya.ac.id/index.php/news/read/39/Seminar-Manufacturing-Technology-Update-MTU-2017

Fakultas Teknik Manufaktur Universitas Surabaya

Top