Berita Teknik Manufaktur

SARAHSEHAN DAN STUDI EKSKURSI di PT. YAKULT INDONESIA PERSADA 2017
19 September 2017

Seiring dengan dimulainya semester gasal tahun 2017, Program Studi Teknik Manufaktur Universitas Surabaya menyelenggarakan kegiatan SARAHSEHAN. Program yang biasa diadakan setiap tahun di Ubaya Training Centre kampus 3 UBAYA ini berbeda dengan biasanya. SARAHSEHAN kali ini digabung dengan kegiatan Studi Ekskursi ke PT. YAKULT INDONESIA PERSADA dan pelatihan soft skill bagi mahasiswa aktif Program Studi Teknik Manufaktur. Kegiatan yang biasanya hanya berlangsung selama 2 hari 1 malam ini pun menjadi 3 hari 2 malam dan juga diikuti beberapa dosen Manufaktur.

 

Hari pertama (07/09), rangkaian acara dimulai dengan kegiatan Studi Ekskursi. Para peserta STUDI EKSKURSI/SARAHSEHAN diberangkat ke Mojokerto menuju PT YAKULT INDONESIA PERSADA dan tiba disana kurang lebih pukul 10 pagi. Disana, rombongan peserta disambut dengan hangat oleh para pegawai PT Yakult. PT Yakult Indonesia Persada merupakan salah satu dari dua pabrik perusahaan Yakult yang beroperasi di Indonesia.

 

Meski ada beberapa dari peserta Studi Ekskursi  yang sudah pernah berkunjung ke sana, namun hal tersebut tidak mengurangi keantusiasan mereka. “ Cuanggih yoo, akeh robot ee “, ujar Emil Multazam, salah satu peserta kegiatan Studi Ekskursi. Dalam company visit kali ini, banyak pengalaman baru yang diperoleh peserta SE terutama bagi mahasiswa, dimana mereka dapat mengamati secara langsung dunia manufaktur dan bagaimana proses pembuatan produk minuman Yakult baik dari produksi yoghurt maupun proses pembuatan botolnya.  Mahasiswa juga dapat mengetahui efek dari minuman sehat yoghurt dan penerapan ilmu – ilmu yang telah diperoleh saat perkuliahan. Kegiatan Studi Ekskursi diakhiri dengan sesi pemotretan dan pembagian souvenir dari PT Yakult.  Dari sana, para peserta melanjutkan rangkaian kegiatan dan berangkat menuju Ubaya Training Centre.

 

Sesampainya di kampus tiga Ubaya Training Centre, para peserta langsung berkumpul di hall untuk mengikuti rangkaian kegiatan berikutnya yaitu SARAHSEHAN. Diawali dengan pembukaan acara dari kaprodi Teknik Manufaktur dan ice breaking dari peserta, kegiatan dilanjutkan dengan sesi DDM (Dialog Dosen Mahasiswa). Kegiatan DDM merupakan sarana bagi para peserta SARAHSEHAN, baik itu mahasiswa maupun dosen Teknik Manufaktur untuk berdiskusi soal kegiatan perkuliahan. Sementara untuk mahasiwa baru angkatan 2017, kegiatan ini merupakan sarana bagi mereka untuk  mendapatkan tips dan trik dari dosen maupun kakak angkatan supaya mereka  dapat mempersiapkan diri untuk perkuliahan kedepan. Acara DDM pun diakhiri dengan sesi pengambilan foto para peserta SARAHSEHAN di lokasi yang telah ditentukan panitia.

 

Pada malam harinya, peserta kembali berkumpul di hall untuk melanjutkan kegiatan SARAHSEHAN. Kegiatan yang diikuti tidak lain adalah kegiatan khas Teknik Manufaktur yang notabene telah diadakan dari tahun ke tahun, yaitu PDC (Product Design Contest). Dalam kegiatan ini, para peserta dibagi menjadi beberapa kelompok besar dan diminta untuk mendesain suatu produk yang nantinya akan dipresentasikan dan diniliai oleh para juri. Meskipun tidak diberi tema tertentu oleh panitia, hal tersebut tidak membuat para peserta PDC kebingungan. Para peserta menunjukan kekreatifan mereka dan dapat menghasilkan produk-produk yang inovatif dan inspiratif. Para juri pun dibuat kebingungan dalam menentukan juaranya lantaran produk-produk yang dihasilkan para peserta bagus-bagus. Usai kegiatan, para peserta dipersilahkan untuk beristirahat.

 

Pada hari kedua (08/09), jam 6.30 pagi peserta dibangunkan paksa oleh panitia untuk mengikuti senam pagi. Usai senam pagi dan sarapan, para peserta dibagi menjadi beberapa kelompok kecil beranggotakan 6 hingga 7 orang dan berkumpul di amphi theatre untuk diberi briefing oleh panitia mengenai rally games yang akan meraka ikuti. Tak lupa para dosen ikut bergabung di dalam kelompok tersebut. Suasana seru,canda, dan tawa memenuhi area UTC pagi itu. Para peserta cukup antusias dalam menjalani berbagai tantangan yang ada. Jiwa – jiwa kompetitif pun tampak terlihat dari para peserta. “ Terlalu maju itu ndak boleh, mundur – mundur !! “ ,teriak Yovita Sugionoputri yang sedang mengamati tim lawan melakukan salah satu games. Setelah menyelesaikan semua  games yang ada, para peserta dapat beristirahat sejenak dan menikmati coffee break yang telah disediakan, sembari mendengarkan briefing dari panitia mengenai game besar yang menjadi penentuan di kegiatan rally games.

 

”Gamenya adalah Dodgeball”, teriak Kevin Handjaja. Game ini mengharuskan pemain untuk mengeluarkan pemain lawan dengan cara melempar mereka dengan bola, jika mengenai pemain lawan lalu menyentuh tanah, maka pemain tersebut keluar dari arena permainan. Game ini membutuhkan kematangan strategi dan kerjasama yang apik dari tiap tim. Para dosen yang sebelumnya tergabung di tim rally games pun turut bertanding. Persaingan antara tim dari  bapak Sunardi Tjandra dan Susila Candra layaknya pertandingan el clasico  yang panas. Persaingan tersebut berlanjut di match terakhir antara panitia dan peserta. Meski berlangsung panas dan sengit, namun tetap para panitia dan peserta menjunjung tinggi nilai sportivitas. Setelah pertandingan persahabatan itu, kegiatan rally games pun berakhir dan para peserta memiliki free time yang cukup panjang hingga sesi berikutnya di malam hari. Ada yang melanjutkan tidurnya, ada juga yang bermain basket, ada yang berkaraoke di hall, berkeliling area UTC,berenang dan masih banyak lagi kegiatan yang dilakukan para peserta.

 

Sekitar jam tujuh malam, para peserta berkumpul di amphi theatre untuk mengikuti kegiatan MAS (Malam Apresiasi Seni). MAS kali ini menyajikan penampilan dari setiap angkatan. MAS dimulai dengan penampilan acapella dari angkatan 2015. Menyanyikan “Burung Saya Bundar” yang terinspirasi dari lagu “burung kakaktua dan topi saya bundar”. Disajikan dengan aransemen ulang yang apik, penampilan ini mengundang tepuk tangan dan tawa dari para penonton. Penampilan kedua adalah penampilan drama tentang kehidupan perkuliahan oleh angkatan 2016. Menceritakan tentang keseharian kehidupan angkatan 2016. Drama yang ditampilkan penuh dengan perkelahian, namun mengandung pesan-pesan yang sangat berarti. Tak mau kalah, angkatan 2017 pun menampilkan drama yang tak kalah menarik. Dipimpin oleh Luqman selaku narrator, drama ini mengangkat tokoh Pikotaro. Selain dipenuhi dengan kelucuan Aldo Trijaya yang memerankan Pikotaro, dalam  drama ini angkatan 2017 mengingatkan pada kita bahwa roda kehidupan berputar tanpa pasti, kadang ada dibawah dan kadang diatas.

 

Penampilan terakhir adalan penampilan dari angkatan 2014. Mereka menyajikan suatu koreografi yang sangat memukau dan kompak. Menggunakan lagu-lagu yang sedang tren saat ini, mereka mampu menggerakan para penoton untuk ikut bergoyang dan bernyanyi. Di akhir acara, angkatan 2014 yang notabene akan lulus di semester depan dipersilahkan untuk maju ke panggung dan membagikan saran dan motivasi bagi angkatan-angkatan yang masih melanjutkan perkuliahan di Teknik Manufaktur. Acara MAS ditutup dengan pembacaan pemenang Manufacturing Award dan makan-makan barbekyu. Berakhirnya acara MAS pun menandakan berakhirnya pula kegiatan SARAHSEHAN Teknik Manufaktur.

 

Pada hari ketiga (09/09), diadakan pelatihan yang dibawakan oleh bapak Totok dan tim trainer dari UTC. Para peserta dibagi menjadi 4 kelompok besar dan disuruh untuk menyelesaikan berbagai tantangan dari tim trainer. Dengan tema team building, para peserta diberi gambaran tentang sulitnya membangun tim dan hal apa saja yang diperlukan untuk membangun tim yang baik dan fungsional. Seusainya kegiatan pelatihan, para peserta berkemas dan kembali ke Surabaya

 

            Seperti kesan-kesan terdahulu, Kegiatan ini menjadi pengalaman yang baru dan menyenangkan bagi mahasiswa dan dosen serta karyawan Teknik Manufaktur Universitas Surabaya. Karena baru kali ini Acara SARAHSEHAN,Studi Ekskursi dan Pelatihan team building dirangkai menjadi satu rangkaian acara.

COPYRIGHT

2016 Universitas Surabaya. Artikel yang ada di halaman ini merupakan artikel yang ditulis oleh staf Universitas Surabaya. Anda dapat menggunakan informasi yang ada pada halaman ini pada situs Anda dengan menuliskan nama penulis (apabila tidak tercantum nama penulis cukup menggunakan nama Universitas Surabaya) dan memasang backlink dengan alamat http://tm.ubaya.ac.id/index.php/news/read/40/SARAHSEHAN-DAN-STUDI-EKSKURSI-di-PT-YAKULT-INDONESIA-PERSADA-2017

Fakultas Teknik Manufaktur Universitas Surabaya

Top