Berita Teknik Manufaktur

Kreatifitas Anak Muda Indonesia dalam National Product Design Contest 2018
04 September 2018

Keseruan dan kemeriahan sangat terasa pada babak Final National Product Design Contest (PDC), 18-19 Agustus 2018 kemarin. Berlangsung di lantai LG mall Ciputra World Surabaya, Lomba Desain Produk tingkat SMA se-Indonesia ini menampilkan 10 hasil desain terbaik siswa SMA tentang Manual Handling Equipment for Daily Activities. Finalis PDC saling berkreasi dalam memberikan solusi atas kendala yang dihadapi masyarakat sehari-hari, saat mengangkat dan memindahkan barang. Mereka tidak hanya menghasilkan konsep desain dari aspek fungsional saja, namun juga mempertimbangkan aspek kenyamanan (ergonomi), keamanan, keterbuatan, estetika, bisnis, serta marketing. “PDC merupakan media dan wadah bagi generasi muda Indonesia untuk mengeksplorasi ide dan kreatifitasnya, dalam menjawab kebutuhan masyarakat bisnis dan industri manufaktur, khususnya di bidang desain produk manufaktur”, ujar Kaprodi Teknik Manufaktur UBAYA, Sunardi Tjandra, ST., MT. 

Konsep desain berkualitas serta persaingan yang ketat dari finalis PDC 2018 semakin mengukuhkan gengsi dan kredibilitas kompetisi yang diadakan setiap 2 tahun ini. “Konsep Desain finalis PDC 2018 sungguh di luar ekspektasi saya, mereka mampu berpikir out of the box. Mereka telah membuktikan bahwa generasi muda Indonesia sangat berpotensi dan mampu menjadi generasi pembawa kemajuan industri manufaktur Indonesia”, lanjut Sunardi Tjandra.

Dikutip dari JAWA POS (19 Agustus 2018), Veronika Febri Siswanto, anggota tim Wakanda finalis PDC 2018 menyatakan, “Desain kami memberikan solusi bagi kaum wanita yang kesulitan saat mengangkat galon air mineral”. Tidak hanya itu, desain yang dinamai Sollevatore of Wakanda ini juga bisa membawa barang-barang melewati tangga, tanpa perlu mengangkat.

Selain memaparkan hasil desainnya kepada dewan juri dalam sesi booth visit dan presentasi, finalis PDC 2018 juga aktif menawarkan konsep desainnya kepada pengunjung mall Ciputra World Surabaya. “Hasil desain mereka begitu menarik, terlebih lagi jika direalisasikan menjadi produk, akan sangat berguna bagi masyarakat”, kata Loviana Suryawan, salah satu pengunjung mall.

Juara 1 PDC 2018 diraih oleh tim Hampir Telat dari SMA Kristen Petra 2. Sedangkan juara 2 dan 3 diraih oleh finalis dari SMAK Santo Agustinus Kediri, yaitu tim Unknown Project dan tim Brightness. “Kompetisi ini sangat seru, karena selain mendapat banyak teman dan ilmu baru, kami juga bisa menghasilkan desain yang berguna bagi masyarakat, sehingga kami semakin percaya diri dalam berkarya di bidang manufaktur”, ujar Debora Erlivea dari tim Brightness.

COPYRIGHT

2016 Universitas Surabaya. Artikel yang ada di halaman ini merupakan artikel yang ditulis oleh staf Universitas Surabaya. Anda dapat menggunakan informasi yang ada pada halaman ini pada situs Anda dengan menuliskan nama penulis (apabila tidak tercantum nama penulis cukup menggunakan nama Universitas Surabaya) dan memasang backlink dengan alamat http://tm.ubaya.ac.id/index.php/news/read/47/Kreatifitas-Anak-Muda-Indonesia-dalam-National-Product-Design-Contest-2018

Fakultas Teknik Manufaktur Universitas Surabaya

Top