Berita Teknik Manufaktur

Manufacturing Engineering Challenge 2019
29 August 2019

Manufacturing Engineering Challenge 2019 diadakan pada 14-15 Agustus 2019 oleh Program Studi Teknik Manufaktur UBAYA yang bekerjasama dengan KSM Teknik Manufaktur. Kali ini, lomba tingkat nasional tersebut mengangkat tema "Millennial Inventor : for Glorious Indonesia" yang bertujuan untuk menambah kepedulian dan motivasi millennial Indonesia dalam keilmuan manufaktur, serta memperkenalkan peran siswa sebagai generasi millennial dalam perkembangan revolusi industri 4.0 bagi bangsa dan negara MEC 2019 diikuti oleh 60 tim dari berbagai sekolah dengan sangat antusias dan penuh semangat. Para MI2 (sebutan untuk peserta MEC 2019) harus merebut kembali sektor-sektor (pos game-game) yang telah dikuasai oleh bangsa asing dengan cara menyelesaikan challenge yang ada di setiap sektor. Selain bermain game, sektor-sektor tersebut juga mengasah dan melatih kecerdasan serta mengembangkan kreativitas para MI2. Para MI2 harus berusaha untuk mengibarkan bendera merah putih yang sekaligus menunjukkan bahwa sektor-sektor yang ada telah mereka kuasai kembali. Diawali dengan babak penyisihan yaitu  mengerjakan soal-soal dan memecahkan kode di sektor kode yang dilanjutkan dengan permainan di 18 sektor. 10 Tim yang memiliki akumulasi poin tertinggi akan lanjut ke babak final. Di hari kedua, MI2 harus merakit Infinity Kit melalui proses drilling, cutting, welding, dll. Setelah itu mereka harus menyeberangkan infinity sphere menggunakan infinity kit mereka yang digabungkan oleh MIV (Millenial Inventor Vehicle). Dengan mengaplikasikan ilmu CAD (Computer Aided Design), MI2 harus memecahkan kode dari design yang mereka buat untuk mematikan alarm istana sultan. Apabila mereka maka para MI2 akan disekap dan berdampak pengurangan poin apabila seluruh anggota tim gagal. Diakhiri dengan berkibarnya sang merah putihlah yang menunjukan bahwa para MI2 berhasil mengalahkan sultan. Juara pertama diraih oleh tim Sekarep dari SMA Kristen Gloria 2 Surabaya. Juara kedua diraih oleh tim Graviti dari SMA Kristen Petra 1 Surabaya, dan juara ketiga diraih oleh tim Teampeek dari SMA Kristen Petra 1 Surabaya. "Seru, capek dan belajar banyak hal baru" itulah yang dikatakan oleh Aurelia, salah satu MI2 yang sekaligus menjadi "The Best MI2".

COPYRIGHT

2016 Universitas Surabaya. Artikel yang ada di halaman ini merupakan artikel yang ditulis oleh staf Universitas Surabaya. Anda dapat menggunakan informasi yang ada pada halaman ini pada situs Anda dengan menuliskan nama penulis (apabila tidak tercantum nama penulis cukup menggunakan nama Universitas Surabaya) dan memasang backlink dengan alamat http://tm.ubaya.ac.id/index.php/news/read/64/Manufacturing-Engineering-Challenge-2019

Fakultas Teknik Manufaktur Universitas Surabaya

Top