Menjadi Engineer Sehari: Keseruan Rangkaian Kunjungan Empat SMA di Teknik Mesin & Manufaktur UBAYA

Keseruan luar biasa mewarnai rangkaian kunjungan bergantian dari SMA Kristen Petra 4, SMA Katolik St Yoseph, SMA Kristen Gloria 2, dan SMA Santa Maria Surabaya di program studi Teknik Mesin & Manufaktur (TMM) UBAYA. Setiap sekolah mendapatkan jadwal kunjungan secara terpisah agar pengalaman pengenalan dunia teknik mesin ini bisa berlangsung lebih fokus. Para siswa dari masing-masing sekolah diajak berkenalan secara langsung dengan berbagai fasilitas modern yang tersedia di lingkungan kampus. Mereka mendapatkan kesempatan berharga untuk melihat lebih dekat kecanggihan teknologi 3D printing yang sangat memukau perhatian peserta. Teknologi mutakhir tersebut dijelaskan sebagai salah satu pilar utama dalam proses inovasi manufaktur dan desain produk masa kini.

Puncak antusiasme dari setiap sesi kunjungan ini terjadi saat para siswa ditantang untuk bermain games simulasi yang sangat seru. Permainan tersebut menempatkan mereka secara langsung pada posisi seorang mechanical engineer di sebuah pabrik modern yang sedang menguji produk. Mereka harus menganalisis dengan cermat dan memilih desain pelindung telur dari berbagai opsi dengan parameter yang saling berbeda. Setelah strategi perlindungan ditentukan, produk pelindung tersebut langsung diuji ketahanannya melalui proses drop test di depan para siswa. Tantangan praktis ini sukses memancing insting problem-solving mereka untuk membuktikan apakah desain terpilih mampu menjaga telur tetap utuh setelah terjatuh.

Setelah puas bereksperimen menguji produk, rangkaian acara dilanjutkan dengan penjelasan mengenai program Beasiswa MEE di Teknik Mesin & Manufaktur UBAYA. Para siswa mendengarkan dengan saksama penawaran beasiswa menarik tersebut yang bisa memberikan keringanan biaya pendidikan hingga 80 persen. Sebagai kegiatan penutup yang paling dinanti, mereka mendapatkan pengalaman seru mencoba langsung sepeda listrik di sekitar area kampus. Kunjungan dari keempat sekolah ini berhasil memberikan wawasan baru yang berharga tentang betapa luasnya prospek karier di dunia keteknikan. Pengalaman langsung tersebut sekaligus membuktikan kepada para siswa bahwa proses merancang sebuah solusi teknik yang aplikatif itu ternyata sangat menyenangkan.