Sumber Gambar: https://timeindonesia.co.id/kolaborasi-ubaya-dan-ubhara-dorong-peningkatan-kualitas-produk-unggulan-ikm-logam-di-kabupaten-pasuruan/
Program Studi Teknik Mesin dan Manufaktur Universitas Surabaya melalui program kolaborasi bersama Kementerian Pendidikan Tinggi terus menunjukkan kontribusinya dalam pemberdayaan industri kecil dan menengah (IKM). Dalam wawancara bersama Dr. Ir. Susila Candra, IPM, dijelaskan bahwa program ini bertujuan untuk mengimplementasikan hasil penelitian dosen ke dunia industri, khususnya dalam mendukung pengembangan IKM berbasis produk unggulan daerah. Salah satu mitra utama dalam program ini adalah IKM logam di Kabupaten Pasuruan yang telah menjalin kerja sama dengan UBAYA sejak tahun 2013 dan menunjukkan perkembangan signifikan dari skala kecil hingga menengah.
Dalam pelaksanaannya, tim UBAYA menghadirkan berbagai inovasi di bidang manufaktur, mulai dari peningkatan proses produksi, desain perkakas (tooling), hingga pengembangan produk aksesoris sepeda motor. Program ini juga mencakup pelatihan, pendampingan intensif, serta penyediaan peralatan produksi guna meningkatkan kapasitas dan kualitas hasil produksi. Meskipun terdapat tantangan dalam adaptasi teknologi oleh pelaku IKM, proses pendampingan yang berkelanjutan mampu membantu mitra dalam memahami dan mengimplementasikan teknologi secara efektif.
Hasil dari program ini menunjukkan dampak yang positif, di mana kapasitas produksi dan omzet IKM meningkat lebih dari 10%, bahkan beberapa mitra mengalami peningkatan aset hingga 24%. Selain itu, variasi produk yang dihasilkan juga bertambah, menunjukkan adanya peningkatan inovasi di tingkat industri. Menurut Dr. Ir. Susila Candra, IPM, kunci keberhasilan pengembangan IKM terletak pada kemampuan membaca peluang pasar, konsistensi dalam berinovasi, serta peningkatan berkelanjutan dalam proses manufaktur. Ke depan, potensi IKM logam di Pasuruan dinilai sangat besar, terutama jika terus beradaptasi dengan perkembangan desain dan kebutuhan pasar.
