Pada 11 November 2025, Program Studi Teknik Mesin dan Manufaktur UBAYA melaksanakan kegiatan studi ekskursi industri ke PT Bambang Djaja, salah satu perusahaan manufaktur nasional yang bergerak di bidang produksi transformator (trafo) distribusi dan tenaga untuk kebutuhan sistem kelistrikan di Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai proses manufaktur peralatan listrik berskala industri serta penerapan standar mutu dan keselamatan kerja di lingkungan pabrik.
Selama kunjungan berlangsung, mahasiswa memperoleh pemaparan mengenai profil perusahaan, jenis-jenis transformator yang diproduksi, serta peran penting transformator dalam sistem distribusi dan transmisi tenaga listrik. Penjelasan mencakup transformator distribusi dan transformator daya yang digunakan pada berbagai sektor, mulai dari utilitas kelistrikan, industri, hingga infrastruktur publik.
Mahasiswa juga diajak untuk mengamati secara langsung alur proses produksi transformator, yang meliputi tahap pembuatan inti besi (core), proses penggulungan kumparan (winding), perakitan komponen utama, hingga proses impregnasi dan pengujian. Pada tahap ini, dijelaskan pula penggunaan material utama seperti baja silikon, konduktor tembaga atau aluminium, serta material isolasi yang dirancang untuk menjamin kinerja dan keandalan transformator.
Selain proses manufaktur, mahasiswa diperkenalkan pada prosedur quality control dan pengujian, seperti pengujian tegangan, pengujian rugi-rugi, serta inspeksi visual dan fungsional sebelum produk dinyatakan layak digunakan. Proses ini menunjukkan pentingnya ketelitian dan kepatuhan terhadap standar industri untuk memastikan transformator beroperasi secara aman dan efisien dalam jangka panjang.
Kegiatan studi ekskursi ini memberikan wawasan nyata kepada mahasiswa mengenai keterkaitan antara teori yang dipelajari di bangku kuliah dengan praktik di dunia industri. Melalui kunjungan ke PT Bambang Djaja, mahasiswa tidak hanya memahami aspek teknis produksi transformator, tetapi juga melihat secara langsung bagaimana sebuah perusahaan manufaktur menerapkan efisiensi, pengendalian mutu, serta keselamatan kerja dalam mendukung keandalan sistem kelistrikan nasional.
Diharapkan, pengalaman ini dapat meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja serta mendorong mereka untuk terus mengembangkan kompetensi sebagai calon insan profesional di bidang teknik dan manufaktur.
